BREAKING NEWS

TANGERANG SELATAN

NASIONAL

TANGERANG RAYA

Friday, October 30, 2026

Pengurus Tagih Kepastian Hukum Kasus Pengerusakan Sekretariat Makam Galeong

Pengurus Tagih Kepastian Hukum Kasus Pengerusakan Sekretariat Makam Galeong
Pengurus Tagih Kepastian Hukum Kasus Pengerusakan Sekretariat Makam Galeong

Tangerang Raya, Korantangsel.com – Penanganan kasus dugaan pengerusakan sekretariat pengurus tanah wakaf Makam Galeong, Kota Tangerang, dinilai berjalan di tempat. Empat bulan sejak laporan dibuat, tersangka masih bebas berkeliaran dan belum dilakukan penahanan.


Laporan polisi dengan nomor LPB/146/VI/2026/SPKT/Polsek Karawaci/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan, sehingga memicu kekecewaan pihak pengurus makam.


Pengurus Makam Galeong, Dedi Kusnadi, menyampaikan kekecewaannya karena proses hukum belum memberikan kepastian. Padahal, menurut dia, alat bukti telah lengkap.


"Saksi dan bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) sudah lengkap, serta barang bukti sudah diamankan, tetapi mengapa para tersangka tak kunjung ditahan (sejak melapor melalui layanan 110 pada 17 Juni 2026)," ujar Dedi kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).


Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara transparan dan memberikan kepastian hukum. Keterlambatan penanganan dikhawatirkan menimbulkan keresahan di kalangan pengurus dan warga sekitar makam.


"Polres Metro Tangerang Kota segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan pihak korban agar perkara ini tidak berlarut-larut," katanya.


Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Karawaci, AKP Riono, menjelaskan bahwa penanganan perkara tersebut sudah tidak berada di tingkat Polsek. Perkara tersebut telah dilimpahkan ke Polres Metro Tangerang Kota.


"Perkara sudah dilimpahkan ke Polres Metro Tangerang Kota, informasinya sudah naik sidik," ujar Riono singkat.


Hingga berita ini diturunkan, Polres Metro Tangerang Kota belum memberikan keterangan resmi terkait progres penyidikan maupun alasan belum dilakukannya penahanan terhadap tersangka. (GBY/Tim)

Thursday, October 29, 2026

Pemkot Melalui Perumda Tirta Benteng Salurkan Air Bersih, Warga : Kamis Sangat Terbantu

Pemkot Melalui Perumda Tirta Benteng Salurkan Air Bersih, Warga : Kamis Sangat Terbantu
Pemkot Melalui Perumda Tirta Benteng Salurkan Air Bersih, Warga : Kamis Sangat Terbantu

Tangerang Raya, Korantangsel.com – Kemarau panjang yang melanda dua bulan terakhir membuat warga Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, harus berjuang memenuhi kebutuhan air bersih. Sumur warga mengering, aktivitas rumah tangga pun terganggu.


Di tengah keterbatasan itu, kehadiran mobil tangki air bersih dari Pemerintah Kota Tangerang melalui DLH, BPBD, dan Perumda Tirta Benteng menjadi oase bagi warga.


Nina Yulianti, warga setempat, mengaku hampir setiap hari keluarganya dan puluhan tetangga mengandalkan bantuan tersebut untuk mandi, mencuci, hingga memasak.


"Sudah dua bulan ini kekeringan dirasakan semua warga di sini. Di rumah tidak ada air, jadi kami semua mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah," tutur Nina, Selasa (27/10/2026).


Yang membuatnya terharu, bantuan tak mengenal waktu. Bahkan tengah malam pun petugas tetap datang mengantarkan air demi memastikan warga bisa beraktivitas keesokan harinya.


"Alhamdulillah bantuan selalu ada setiap hari, walaupun jam 12 malam juga tetap dikirim. Sekali kirim biasanya mencapai 4 sampai 6 ribu liter. Kami sangat terbantu," ujarnya dengan nada syukur.


Meski demikian, Nina berharap Pemkot Tangerang dapat menambah armada tangki agar distribusi semakin merata dan warga tak lagi cemas kehabisan air.


"Semoga armadanya bisa ditambah, jadi masyarakat tidak perlu khawatir lagi. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah yang sudah hadir membantu warganya," ucapnya.


Sementara itu, Direktur Umum Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, H. Tommy Herdiansyah, S.T., melalui Humas Perumda Tirta Benteng, menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga pasokan air bersih bagi wilayah terdampak.


Ia juga menjelaskan, distribusi sudah berlangsung hampir satu bulan dengan mengerahkan 6 hingga 8 mobil tangki setiap harinya. Satu mobil tangki berkapasitas 4.000 liter.


"Kami memastikan suplai akan terus dilakukan secara bergilir ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan di Kota Tangerang hingga kondisi kembali normal," tegasnya.


Komitmen tersebut diharapkan mampu meringankan beban warga Cipete hingga musim hujan kembali tiba. (Sansss)

Thursday, October 22, 2026

Atasi Krisis Air, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Salurkan Bantuan Air di Pinang

Atasi Krisis Air, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Salurkan Bantuan Air di Pinang
Atasi Krisis Air, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Salurkan Bantuan Air di Pinang

Tangerang Raya, Korantangsel.com - Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah di Kecamatan Pinang yang terdampak minimnya pasokan air, Rabu (22/10/2026).


Dodi Effendy, Direktur Utama (Dirut) melalui Humas Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang mengatakan, Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan mobil tangki untuk pengisian toren warga. Salah satunya pengisian toren di wilayah RT 004 / RW 003, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang.


"Selain itu, bantuan juga disalurkan ke warga di Jalan Kampung Sawah Dalam, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang," katanya , pada Kamis (22/10/2026), melalui Aplikasi pesan singkat WhatsApp, kepada Tangerangsiber.


Dirinya juga menjelaskan, bantuan ini merupakan respon cepat atas laporan warga terkait kesulitan air bersih di wilayah tersebut.


"Kita lakukan pengisian toren bantuan air bersih untuk warga. Semoga bisa membantu kebutuhan air bersih warga untuk sementara," tuturnya.


Terlihat di lokasi, Warga pun menyambut baik bantuan tersebut dan berharap pasokan air PDAM di wilayah Pinang bisa segera normal kembali. (Sanss)

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes