KULINER,korantangsel.com- Kota Tangerang tak hanya menawarkan semangat olahraga melalui penyelenggaraan Tangerang 10K 2026, tetapi juga pengalaman kuliner yang sayang untuk dilewatkan.
Setelah menyelesaikan tantangan lari 10 kilometer, peserta maupun pendamping dapat melanjutkan aktivitas dengan menjelajahi ragam kuliner khas Kota Tangerang.
Tangerang 10K 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 September 2026 di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Mengusung tema “Made To Move”, ajang ini tidak hanya mendorong gaya hidup aktif, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan sport tourism dan pengalaman berwisata di Kota Tangerang.
Usai berolahraga, wisata kuliner bisa menjadi pilihan untuk menikmati suasana Kota Tangerang sekaligus mengenal cita rasa lokal. Berikut kuliner khas yang sayang jika dilewatkan setelah mengikuti Tangerang 10K.
1. Laksa Tangerang
Belum lengkap rasanya berkunjung ke Kota Tangerang tanpa mencicipi laksa. Kuliner khas ini memiliki kuah gurih dengan racikan rempah dan biasanya disajikan bersama mi berbahan beras serta berbagai pelengkap. Laksa Tangerang dapat ditemukan di sejumlah sentra kuliner, termasuk Kawasan Kuliner Laksa dan kawasan Pasar Lama.
2. Soto Benteng Bang Udin
Bagi pencinta kuliner berkuah, Soto Benteng Bang Udin dapat menjadi salah satu pilihan. Kuliner khas Tangerang ini menggunakan daging dan jeroan sapi yang melalui proses pembakaran sebelum disajikan dengan kuah santan atau kuah bening. Proses tersebut memberikan cita rasa smoky yang menjadi ciri khasnya. Soto Benteng Bang Udin berada di Jalan Saham, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang.
3. Sate H. Ishak
Ingin menikmati kuliner legendaris? Sate H. Ishak di kawasan Pasar Lama bisa menjadi pilihan. Usaha kuliner ini telah berdiri sejak 1954 dan mempertahankan resep secara turun-temurun. Selain menikmati sate, pengunjung juga dapat melanjutkan perjalanan kuliner dengan mengeksplorasi berbagai jajanan yang tersedia di kawasan Pasar Lama.
4. Bubur Ayam Spesial Ko Iyo
Bubur Ayam Spesial Ko Iyo juga termasuk kuliner legendaris Kota Tangerang. Berada di kawasan Pasar Lama, usaha kuliner ini telah berdiri sejak 1966 dan mempertahankan resep keluarga selama puluhan tahun. Menu bubur ayam ini dapat menjadi pilihan bagi peserta yang ingin menikmati sajian sederhana setelah mengikuti berbagai aktivitas.
5. Jajanan di Pasar Lama
Jika masih ingin berburu kuliner, kawasan Pasar Lama bisa menjadi pilihan untuk menikmati beragam makanan dalam satu kawasan. Mulai dari jajanan tradisional hingga kuliner kekinian tersedia di sepanjang kawasan Jalan Kisamaun. Suasana kawasan yang ramai juga dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta Tangerang 10K yang ingin mengenal sisi kuliner Kota Tangerang.
Dengan kombinasi olahraga dan kuliner, pengalaman mengikuti Tangerang 10K dapat menjadi lebih lengkap. Setelah menyelesaikan tantangan di lintasan, peserta bisa melanjutkan perjalanan dengan mencicipi kuliner lokal sekaligus mendukung pelaku usaha dan UMKM di Kota Tangerang.







