BREAKING NEWS

TANGERANG SELATAN

NASIONAL

TANGERANG RAYA

Friday, August 14, 2026

Spesial HUT RI, Perumda TB Berikan Diskon 81% Untuk Pemasangan Baru

Spesial HUT RI, Perumda TB Berikan Diskon 81% Untuk Pemasangan Baru
Spesial HUT RI, Perumda TB Berikan Diskon 81% Untuk Pemasangan Baru

Tangerang Raya, Korantangsel.com - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kota Tangerang, Banten bersama Perumda Tirta Benteng menghadirkan program spesial berupa diskon 81 persen biaya pemasangan sambungan baru air bersih.


Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengajak masyarakat memanfaatkan momentum kemerdekaan dengan menikmati berbagai program keringanan yang telah disiapkan.


"Momentum HUT ke-81 RI ini kami manfaatkan untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Selain program diskon PBB dan BPHTB, ada juga diskon 81 persen biaya pemasangan sambungan baru air bersih. Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya karena ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk mendukung kebutuhan masyarakat," ujar Sachrudin.


Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendy menjelaskan, biaya pemasangan sambungan baru yang semula sebesar Rp1.250.000 kini cukup dibayar sekitar Rp237.500 setelah mendapatkan potongan sebesar 81 persen.


"Program ini kami hadirkan sebagai hadiah kemerdekaan untuk masyarakat Kota Tangerang yang belum menjadi pelanggan. Kualitas layanan dan air yang diterima pelanggan tetap sama, memenuhi standar kesehatan dan proses pemasangan dilakukan paling lambat tujuh hari setelah pembayaran," jelas Doddy.


Ia mengatakan, program tersebut berlaku sepanjang Agustus untuk seluruh warga Kota Tangerang. Khususnya, masyarakat di wilayah Zona 2 yang meliputi Kecamatan Periuk, Jatiuwung, Cibodas, dan Karawaci.


”Kawasan tersebut menjadi fokus pengembangan jaringan perpipaan Perumda Tirta Benteng agar semakin banyak warga memperoleh akses air bersih yang aman dan berkelanjutan,” katanya.


Bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam pembayaran biaya pemasangan, Perumda Tirta Benteng juga memberikan kemudahan berupa fasilitas pembayaran secara mencicil, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, setelah mengajukan permohonan kepada Perumda Tirta Benteng.


”Untuk mengajukan pemasangan sambungan baru, masyarakat cukup menyiapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga, SPPT PBB, surat keterangan domisili bagi pemilik KTP luar Kota Tangerang, serta satu lembar materai Rp10 ribu,” katanya.


Doddy menambahkan, pendaftaran dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor Perumda Tirta Benteng, melalui aplikasi Si Ganteng, atau menghubungi layanan pelanggan di 0811-6121-095. (sn)

Wednesday, August 12, 2026

Sekretariat Makam Galeong Karawaci Dirusak, Pengurus: Usut Tuntas

Sekretariat Makam Galeong Karawaci Dirusak, Pengurus: Usut Tuntas
Doc. Sekretariat Setelah diduga dilakukannya pengerusakan

Tangerang Raya, Korantangsel.com - Terkait pengrusakan kantor sekretariat wakaf makam Kampung Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, resmi dilaporkan kepada pihak kepolisian pada 6 juni 2026 lalu dan telah masuk proses penyelidikan. 


Pengurus Makam Dedi Kusnadi mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong pihak kepolisian untuk menegakkan proses hukum terhadap sekelompok para terduga pengrusakan di tanah wakaf tersebut.


"Secara resmi telah kami laporkan dan juga telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi, kami dari pengurus meminta agar peristiwa ini diusut tuntas siapa saja yang terlibat maupun dalangnya," Ujar Dedi saat di temui, Senin (10/8/2026). 


Lebih jauh Dedi mengatakan bahwa dari hasil rekaman CCTV di lokasi kejadian dan pemeriksaan saksi, pihaknya juga telah memberikan beberapa nama terduga pelaku. 


"Sejauh ini keterangan kami sebagai pelapor telah diambil, berikut barang bukti dan keterangan saksi-saksi juga telah kami sampaikan dan serahkan kepada pihak kepolisian (penyidik),selanjutnya kami menunggu proses selanjutnya," ungkapnya. 


Dedi menceritakan bahwa awal kejadian tersebut dilaporkan oleh pihaknya melalui call center polri 110 yang kemudian disambungkan kepada Polsek Karawaci datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. 


"Pasca olah TKP, kami dari pengurus langsung melakukan pelaporan dengan membawa bukti-bukti dan CCTV," paparnya.


Diketahui saat ini 5 orang saksi telah dimintai keterangan termasuk saksi yang berada di lokasi. 


Atas kejadian tersebut, kaca sekretariat wakaf makam Kampung galeong pecah, plang makam dirobohkan serta gudang porak poranda. 

Sekretariat Makam Galeong Karawaci Dirusak, Pengurus: Usut Tuntas
Pengurus Makam Galeong Saat dijumpai

Tidak hanya itu, dedi juga menceritakan bahwa, saat ini dari informasi terduga pelaku juga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian melalui surat undangan klarifikasi pada sabtu 8 agustus 2026 kemarin. 


"Dari CCTV yang ada, terduga dikabarkan telah diundang oleh pihak kepolisian dalam rangka klarifikasi, untuk hasilnya seperti apa masih belum mengetahui dan belum menerima SP2H (surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan)," paparnya. 


Dedi berharap kasus ini terus berjalan, sehingga peristiwa terang benderang dan terduga pelaku bisa diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus perusakan Sekretariat Wakaf di Kecamatan Karawaci tersebut. ( Sn/TeamSepuluh)

Tuesday, July 21, 2026

Anggota TNI Ditemukan Tewas Alami Luka Tusuk di Gading Serpong

Anggota TNI Ditemukan Tewas Alami Luka Tusuk di Gading Serpong

Anggota TNI Ditemukan Tewas Alami Luka Tusuk di Gading Serpong

Tangerang Raya, Korantangsel.com- Warga Kelapa Dua Kabupaten Tangerang digegerkan dengan adanya penemuan jasad pria di Jalan Raya Pondok Hijau Golf (PHG) Gading Serpong, pada Minggu (19/7/2026) pagi hari. Tepatnya di depan pertigaan Cluster Turquoise, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.


Dihimpun dari beberapa sumber diduga jasad pemuda tersebut merupakan anggota Yon TP 804/Nabire Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI- AD) aktif berpangkat Prada dengan nama ABS (Inisial-red), yang diduga menjadi korban penusukan di salah satu bar atau restoran atau tempat hiburan malam (THM) di wilayah tersebut. Saat itu tengah menjalankan tugas bantuan personel di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.


Penemuan korban pertama kali dilaporkan sekitar pukul 05.45 WIB. Seorang pengemudi taksi Bluebird, AW (Insial-red) melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan saat hendak memasuki kawasan Cluster Turquoise. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada petugas keamanan setempat, Shi (Insial-red).


Mendapat laporan itu, Shi (Insial-red) bersama rekannya, Dir (Inisial- red), langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Setibanya di tempat kejadian sekitar pukul 05.50 WIB, keduanya menemukan seorang pria tergeletak di badan jalan dengan bercak darah di area tangan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kelapa Dua dan kepolisian setempat.


Sekitar pukul 07.10 WIB, ambulans tiba di lokasi, disusul Tim Inafis dan petugas piket Reserse Kriminal sekitar pukul 07.30 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, menurut informasi yang didapat korban diduga meninggal dunia akibat mengalami 10 luka tusuk diduga akibat  Dikeroyok disalah satu tempat hiburan malam dan kemudia korban di tinggalkan di lokasi penemuan jasat tersebut, ada beberapa luka tusuk terdiri atas lima luka di bagian dada, tiga luka di bagian punggung, satu luka di leher sebelah kanan, dan satu luka di bahu sebelah kiri.


Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang sekitar pukul 07.50 WIB untuk penanganan lebih lanjut.


Sementara, seseorang yang enggan disebutkan namanya juga mengatakan, "Ada oknum yang diduga sebagai TNI meninggal di pendekar bar di tusuk, Semalem," tulisnya, pada Minggu (19/7/2026) melalui aplikas pesan singkat Whatsapp.


"Pelaku nya dah kena 6 orang sisah nya masih pengejaran," tambahnya.


Atas adanya informasi tersebut, pihak Redaksi berupaya untuk melakukan penelusuran dan mencoba mengkonfirmasi kebenaran atas adanya hal tersebut.


"Kita belum monitor, belum tau. Terkait hal tersebut juga sedang dalam proses pendalaman," ujar Kasi Humas Polres Metro Tangerang Selatan, kepada Wartawan, pada Senin (20/7/2026) saat dikonfirmasi oleh Wartawan.


Diketahui, Saat ini sejumlah terduga pelaku berhasil diamankan oleh Polres Metro Tangerang Selatan serta, masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku maupun motif di balik peristiwa tersebut. Namun untuk sementara detail kronologi kejadian belum dapat dipastikan, namun berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa narasumber Dilapangan, banyak yang menyebutkan awal kejadian bermula dari salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Gading Serpong, rumor yang beredar terduga pelaku dengan korban sebelumnya sedang berkunjung ke Pendekar Bar and Resto, tak seling sehari setelah ke jadian pendekar bar and resto memposting di instagram nya mohon maff hari ini kami tutup. (TeamSepuluh/San)

 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes