BREAKING NEWS
Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Friday, February 27, 2026

Instalasi Farmasi Kota (IFK) Tangerang Raih Sertifikat CDOB

 


KESEHATAN, korantangsel.com- Instalasi Farmasi Kota (IFK) Kota Tangerang, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih Sertifikat CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Kepala IFK Kota Tangerang Ratna Sumirat mengatakan, sertifikat ini menjadi bukti bahwa sistem distribusi obat di IFK Kota Tangerang telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan pemerintah dalam menjamin mutu, keamanan, dan khasiat obat hingga sampai ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menjelaskan, CDOB atau Cara Distribusi Obat yang Baik merupakan pedoman resmi yang mengatur proses pengadaan, penyimpanan, penyaluran, hingga pengendalian mutu obat agar tetap terjaga kualitasnya sepanjang rantai distribusi. Sehingga dengan diperolehnya sertifikat ini, IFK Kota Tangerang dinilai telah menerapkan tata kelola distribusi obat yang profesional, akuntabel, dan sesuai regulasi.

“Capaian ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras seluruh tim dalam memastikan pelayanan kefarmasian berjalan optimal. Diharapkan, capaian ini semakin memperkuat kualitas layanan kesehatan di Kota Tangerang, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem distribusi obat yang aman dan bermutu,” katanya. (Dini)

Black Mold, Jamur Dinding yang Berbahaya bagi Kesehatan


KESEHATAN,korantangsel.com- Pernahkah Anda melihat bercak atau bintik-bintik berwarna hitam di plafon atau dinding rumah? Bercak hitam tersebut dikenal dengan black mold atau jamur ruangan. Meski tampak tidak berbahaya, jamur ini ternyata bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. 

Dokter Spesialis Paru RS Melati dr. Rifian Arnanda mengatakan, black mold merupakan jamur berwarna hitam atau hijau gelap, yang biasa tumbuh di lingkungan hangat, lembab dan kurang memiliki sirkulasi udara yang baik.

“Tidak heran, kalau jamur ini sering ditemukan di ruangan atau kamar yang lembab. Seperti ruang bawah tanah, kamar mandir, bingkai jendela, langit-langit atau dinding yang sering terkena rembesan air,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberadaan jamur ini tidak hanya merusak struktur bangunan, tetapi berdampak buruk pada kesehatan manusia terutama bagi individu yang sensitif atau memiliki masalah pernapasan, seperti asma dan alergi.

Ada beberapa dampak yang ditimbulkan dari jamur ini, lanjutnya, seperti gangguan pernapasan. Jika tidak sengaja terhirup bisa menyebabkan jamur, batuk, hidung tersumbat dan tenggorokan gatal. Reaksi alergi, gangguan reaktif, gangguan kognitif dan gangguan mental.

“Ada beberapa cara untuk mengatasi bahaya yang ditimbulkan akibat jamur ini, seperti minum obat antihistamin untuk meredakan gejala yang dialami, irigasi hidung, konsumsi atau semprotkan dekongestan dan oleskan obat gatal,” tutupnya. (Dini)


Stunting Bisa Dicegah dengan Lima Rumus Pintu Masuk Keluar

 


KESEHATAN,korantangsel.com- Kader posyandu menjadi elemen penting dalam pembangunan kesehatan, khususnya masalah gizi balita. Untuk itu, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Jatiuwung, mengajak kader posyandu dan kader TP PKK menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi terkait gizi melalui seminar “Stunting Bisa Dicegah, Asal Kita Tidak Lengah”.

Dokter dan Ahli Gizi Komunitas dr. Tan Shot Yen menekankan bahwa stunting bukanlah takdir, melainkan kondisi yang bisa dicegah asalkan kita tidak lengah pada pola asuh, nutrisi dan pemantauan tumbuh kembang. Karena pencegahan stunting bukan sekedar memberi makan anak, melainkan komitmen dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Ia membeberkan, ada lima hal pokok yang harus diperhatikan agar tidak lengah dalam pencegahan stunting. Yaitu, gizi ibu hamil (pintu masuk 1) dengan cara mencegah anemia dan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil sangat krusial. Sehingga, ibu hamil harus makan makanan gizi seimbang bukan makan banyak.

Kedua, lanjutnya, inisiasi menyusui dini (IMD) dan ASI eksklusif. Karena, kegagalan ASI eksklusif 6 bulan pertama adalah salah satu penyebab utama. Ketiga, MPASI yang benar (pintu keluar 1), harus bergizi dan kaya protein hewani dengan penggunaan pangan lokal yang terjangkau (ikan dan telur) daripada produk instan.

Ke empat,  tidak lengah memantauan tinggi badan anak di posyandu di kurva pertumbuhan, bukan hanya berat badan. Kelima sanitasi dan imunisasi, mempengaruhi penyebab anak stunting. Lingkungan harus bersih dan vaksinasi wajib untuk mencegah anak sering sakit.

Selain itu, ia menambahkan, kuncinya adalah kader wajib menjelaskan bahwa stunting adalah gangguan gizi kronik, bukan sekedar gizi buruk yang berdampak pada kecerdasan anak. Literasi orang tua, dimana mereka harus cerdas gizi dan tidak mudah terpengaruh stigma atau mitos dan pemberian makanan pangan lokal yang lebih direkomendasikan daripada susu formula. 




Program Penanganan Stunting PKK Kecamatan Jatiuwung

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Jatiuwung Nurul Fitri Prihadi menekankan, pentingnya peran PKK dan kolaborasi dengan Kecamatan Jatiuwung dalam penurunan angka stunting, melalui berbagai program prioritas.

Lanjutnya, kolaborasi dengan pihak kecamatan dilakukan dalam hal pemenuhan gizi yaitu Sate Sami (Satu Telur Setiap Minggu) yang dilakukan secara rutin oleh para pegawai, program sedekah sampah yang dikumpulkan warga melalui Bank Sampah diubah menjadi nilai ekonomis untuk membantu pemenuhan gizi balita dengan olahan pangan lokal. Serta pemeriksaan kesehatan bersama puskesmas, serta kader posyandu sebagai pemantau balita di wilayah.

“Kami berharap, ilmu kader posyandu terkait stunting semakin bertambah. Sehingga, nantinya para kader ini bisa menjelaskan kepada masyarakat apa itu stunting hingga bagiamana caranya agar anak tidak stunting,” katanya. (Dini)

Saturday, January 31, 2026

HUT ke-46, RS Melati Kota Tangerang Launching Logo Baru

 

Korantangsel.com- Direktur Rumah Sakit Melati Kota Tangerang dr. Bagus Nugroho, MARS, secara resmi meluncurkan logo dan tema RS Melati sebagai simbol transformasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang, tepatnya di Ballroom Novotel Hotel, (30/1/26).

Ia menjelaskan, logo RS Melati yang baru menandakan bahwa ini sebuah refleksi semangat pembaruan dengan desain yang lebih fresh, modern dan elegan, namun tetap menjunjung nilai-nilai inti. Yaitu, Bunga Melati yang melambangkan kesucian dan ketulusan, tiga kelopak simetris yang menggambarkan pertumbuhan dan harapan, serta warna hijau yang menandakan kesegaran dan kehidupan baru.

Ia berharap, dengan wajah baru ini, RS Melati berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang professional, berkualitas dan berkelanjutan menjadi mitra terpercaya dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


“Mengusung tema “Road To Exellence”, RS Melati akan terus bergerak dan berinovasi dalam meraih visi bersama,” katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan, bahwa peran penting rumah sakit swasta sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Selain itu, kehadiran RS Melati selama puluhan tahun ini, menunjukkan komitmen jangka panjang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan dekat dengan masyarakat.

“Melalui momentum HUT ini, RS Melati terus berinovasi serta menjaga profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, berempati dan bersama-sama mewujudkan masyarakat yang semakin sehat,” tutupnya. (Dini)

 

Wednesday, November 12, 2025

UMKM Duo Inang dan UPH Ciptakan Inovasi Sediaan Herbal

KESEHATAN,korantangsel.com- Universitas Pelita Harapan (UPH) bersama UMKM Duo Inang Indonesia, berkolaborasi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk meningkatkan daya saing produk herbal lokal. 

Dosen Fakultas Farmasi UPH Apt. Riskianto, M.S.Farm mengatakan program yang didukung oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Sanintekdikti) ini, berfokus pada pelatihan pembuatan sediaan herbal jamu serbuk instan dan teh herbal sesuai standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). 

Lanjutnya, di mana peserta dilatih mulai dari proses pembuatan simplisia, pengolahan bahan hingga pengemasan produk dengan SOP yang terstruktur serta teknologi modern. Seperti, mesin kristalisasi dan oven pengering diterapkan untuk meningkatkan efisiensi serta mutu produk.

Selain pelatihan produksi, ia menjelaskan tim PkM memberikan pendampingan intensif terkait pemasaran digital. Selain itu, mitra dilatih memanfaatkan media sosial, membuat konten kreatif dan mengintegrasikan toko online dengan marketplace. 

"Strategi ini mencakup penggunaan Instagram, TikTok, dan Facebook serta optimalisasi SEO dan iklan berbayar untuk menjangkau konsumen lebih luas," katanya.


Ia mengaku, dampak nyata dari program ini terlihat pada peningkatan kapasitas produksi dari 30 pack per bulan menjadi target 300 pack per bulan. Tak hanya itu, mitra juga berhasil mengembangkan tiga formula produk unggulan yaitu jamu serbuk instan berbahan jahe merah, jamu serbuk instan daun kelor dan teh herbal dalam bentuk pouch. Sehingga, diharapkan produk ini mampu bersaing di pasar domestik dengan kualitas yang terjamin.

"Sinergi ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi mitra, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat sekitar melalui usaha berbasis bahan alam. Dengan dukungan teknologi dan inovasi dari Sanintekdikti, UMKM Duo Inang Indonesia siap menjadi contoh pengembangan usaha herbal yang berkelanjutan," ungkap Ketua Mitra Tina Maretina. (korangtangsel.com-Dini)

Saturday, November 8, 2025

RS Melati Jamin Perlindungan Medis di Setiap Kejuaraan Olahraga

 

KESEHATAN,korantangsel.com- Untuk memberikan rasa aman bagi para peserta kejuaraan olahraga, Rumah Sakit Melati berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memberikan perlindungan kesehatan secara komperhensif. 

Direktur Utama RS Melati dr. Bagus Nugroho MARS mengatakan ini merupakan sebuah komitmen dan bukti nyata keseriusan rumah sakit untuk terus mendukung event-event kegiatan olahraga di Kota Tangerang, tidak hanya di bidang pelayanan medis umum tetapi dalam aspek kesehatan olahraga. 

Ia menjelaskan, untuk menjamin kelancaran penanganan di lapangan, Rumah Sakit Melati menyiapkan lima tim medis siaga yang ditugaskan dalam setiuap kejuaraan dengan standar rosedur tinggi.

“Untuk satu event, kami menurunkan petugas kesehatan dan dokter dan kami memiliki lima tim. Satu tim biasa ada lima orang, dan kita selalu membawa ambulan,” katanya.

Tak hanya itu, ia menjamin bahwa penanganan cedera di lapangan akan dilakukan sesuai standar prosedur yang ketat yang diawasi oleh dokter dan perawatan yang berjaga. Rumah sakit pun merekomendasikan perlindungan kesehatan peserta kejuaraan, hingga mencakup BPJS Ketenagakerjaan yang tentunya ini sebuah langkah proaktif untuk meningkatkan jaminan kesejahteraan atlet.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaonang menyampaikan, terima kasih atas kontribusi signifikan dari pihak rumah sakit yang sudah mendukung kegiatan olahraga di Kota Tangerang ,dengan memberikan perlindungan kesehatan pada setiap peserta pertandingan.(Rls, Dini)


Sunday, May 4, 2025

Komunitas Eltekers Indonesia Sejahtera Ajak Hidup Sehat dengan Terapi Ling Tien Kung

 


KESEHATAN, korantangsel.com- Komunitas Eltekers Indonesia Sejahtera (IES), menggelar latihan akbar dan mengajak hidup sehat dengan terapi kesehatan Ling Tien Kung (LTK) di Stadion Trimatra Kodiklat TNI Serpong, Tangsel, Minggu (4/5/25).

Ketua Umum EIS dr. Ahmad Mediana mengatakan, latihan yang diikuti oleh 1500 peserta ini dilakukan sebagai upaya menjaga masyarakat agar memiliki tubuh sehat dan bugar. Karena, tujuan utama didirikannya komunitas ini untuk menjaga keaslian ajaran Ling Tien Kung ke tingkat global.



"Ini adalah cara kita untuk hidup sehat. Latihan gerak terapi tanpa uang, tanpa obat dan alat. Ling Tien Kung sendiri pertama kali ditemukan di Surabaya oleh Laoshi sekitar 20 tahun lalu dengan moto "Making People Healthy," katanya. (korantangsel.com-mega)


Tuesday, April 22, 2025

RS Melati Gelar Pemeriksaan Papsmear Gratis

 


KESEHATAN,korantangsel.com- Tepat di Hari Kartini, Rumah Sakit Melati Kota Tangerang menggelar pemeriksaan papsmear gratis. Ketua Panitia Gebyar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Putri mengatakan, pemeriksaan papsmear gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini kanker serviks pada wanita.

Selain itu, lanjutnya, ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit untuk mendukung kesehatan wanita dan mengurangi resiko kematian akibat kanker serviks, serta meningkatkan kualitas hidup perempuan Kota Tangerang dengan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

 “Kami berharap pemeriksaan papsmear ini, menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dengan melakukan pemeriksaan secara rutin. Serta, memperkuat kolaborasi antara rumah sakit dan masyarakat,” katanya. (Dini)      

 

Tuesday, March 4, 2025

Dinkes Ingatkan Ciri-ciri Takjil Berbahaya

 

 

KESEHATAN,korantangsel.com- Dinas Kesehatan Kota Tangerang menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat membeli makanan atau takjil. Hal ini diungkapkan oleh Petugas Sanitasi Lingkungan Puskesmas Tanah Tinggi, Euis Rosita bahwa makanan atau takjil dikatakan aman apabila tidak kadaluarsa, tidak mengandung bahan pengawet. Seperti boraks, formalin, plastik atau pewarna berbahaya.

Ia melanjutkan beberapa makanan yang kerap mengandung formalin, biasanya memiliki tekstur kenyal dan keras, bau menyengat seperti obat atau antiseptik, rasa agak pahit. Biasanya ditemukan pada tahu mi basah, bakso, ikan asin atau daging olahan. Sedangkan makanan yang mengandung boraks cenderung lebih kaku, warna mengkilap, getir dan pahit. Bahkan bisa menyebabkan gatal atau iritasi tenggorokan jika dikonsumsi.

“Agar terhindar dari makanan berbahaya, disarankan masyarakat memilih makanan dengan warna alami tidak mencolok, terlalu kenyal atau tahan lama,” katanya. (Dini)

Tuesday, February 25, 2025

RS Melati Sediakan Layanan Antar Obat


KESEHATAN,korantangsel.com- Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Melati Kota Tangerang melakukan penandatanganan kerjasama dengan JNE Cabang Tangerang Raya dalam layanan antar obat langsung ke rumah pasien, tepatnya di Aula Lantai IV RS Melati di Jalan Raya Merdeka, Gerendeng, Karawaci. 

 

Direktur RS Melati Kota Tangerang, dr. Heri Priatna, MARS mengatakan kerjasama ini bertujuan untuk memudahkan akses pasien terhadap pengobatan, terutama bagi pasien yang dengan mobilitas tinggi dan tidak ingin menunggu antrian terlalu lama di farmasi. Sehingga diharapkan, pasien dapat langsung melanjutkan aktivitasnya atau menunggu di rumah.

“Dengan adanya layanan ini, masyarakat khususnya pasien bisa lebih percaya lagi kepada kami,” katanya.

Ia mengaku alasan memilih JNE, karena memiliki pengalaman dan jaringan pengiriman yang luas dan handal. Sehingga, pihak rumah sakit yakin obat yang dikirimkan kepada pasien aman, cepat dan benar.  

Branch Manager JNE Cabang Tangerang Raya, Teddy Apriadi menyebut hingga saat ini sudah ada 15 rumah sakit se-Tangerang Raya yang bekerjasama dengan JNE untuk solusi mudah pengiriman obat, dengan membuka konter khusus yang terintegrasi dengan layanan farmasi rumah sakit.

“Khusus di RS Melati, bagi 500 pasien akan kami berikan promo bebas ongkir. Untuk keamanan obat, kami sudah menggunakan box khusus obat,” ungkapnya. (Dini)

Wednesday, February 5, 2025

Dinkes Siap Gelar PKG Gratis Untuk Berulang Tahun

 

 


KESEHATAN,korantangsel.com- Dinas Kesehatan Kota Tangerang siap menggelar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun. Program yang dijadwalkan mulai Februari 2025 ini, merupakan inisiatif pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengatakan layanan PKG ini bisa diakses oleh semua masyarakat yang berulang tahun pada bulan Januari-Maret (kurang dari lima tahun dan lebih dari 18 tahun), dan dibuka sampai tanggal 30 April 2025.

 

Ia menjelaskan layanan kesehatan khusus ini dimulai dari pemeriksaan mata, teliga, gigi, gizi, hati, tekanan darah, tuberculosis, gula darah, anemia dan lainnya. Dimana, masyarakat dapat menikmati layanan ini di semua puskesmas dan kedepan akan menyasar PKG sekolah di semua jenjang, PKG ibu hamil dan balita.

 

“Kita sudah siap, karena selama ini PKG memang sudah berjalan. Masyarakat bisa melakukan deteksi dini dan mencegah penyakit sesuai kategori usia, ” katanya.

 

Kepala Puskesmas Periuk Jaya, dr. Sarah M.H Manurung mengaku PKG bukan pelayanan baru di puskesmas, bahkan masuk ke dalam sistem ASIK. Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan PKG ulang tahun, bisa mendaftarkan diri melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, membawa KTP saat datang ke puskesmas.

 

“Untuk pemeriksaan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja sampai lansia. Tentunya sesuai klaster yang diberlakukan di puskesmas ILP,” ungkapnya. (Dini)  

 

Tuesday, February 4, 2025

Mengenal Batuk Rejan Pada Bayi (Pertusis)



KESEHATAN,korantangsel.com- 
Pernah dengar tentang batuk pertusis atau batuk rejan? Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni batuk pertusis adalah infeksi saluran pernapasan yang sangat menular, dan memiliki banyak sebutan lain. Seperti batuk 100 hari atau whooping cough.

Dini menambahkan infeksi pernapasan ini dapat menyerang individu pada segala usia, namun lebih sering menyerang bayi di bawah enam bulan yang belum sepenuhnya terindungi oleh vaksinasi. Pada bayi berusia di bawah enam bulan, batuk rejan dapat berakibat fatal jika tida ditangani dengan baik.

“Penemuan penyakit ini sudah ada di beberapa wilayah. Tapi belum banyak, kami meminta agar masyarakat berhati-hati. Apalagi, batuk rejan terjadi selama tiga bulan tanpa membaik dan menular melalui droplet,” katanya. (Dini)

Dinkes : 420 Ribu Warga Penerima Jaminan Pengobatan Kesehatan Gratis

 


KESEHATAN,korantangsel.com- 
Dinas Kesehatan menyebutkan tahun ini sebanyak 420 ribu lebih warga Kota Tangerang merupakan peserta penerima program Pembayaran Bantuan Iuran (PBI) dari APBD Kota Tangerang dari total peserta JKN sebanyak kurang lebih 1.936.724 peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengatakan jumlah warga penerima manfaat program PBI setiap tahun mengalami peningkatan, dan penerima manfaat setiap bulannya fluktuatif. Mulai dari pindah ke luar Kota Tangerang, meninggal, berubah status pekerjaan, bayi lahir hingga PHK yang mempengaruhi pengurangan dan penambahan peserta penerima PBI APBD.

Ia menjelaskan adapun rinciannya di tahun 2017 ada 199,592 peserta, tahun 2018 ada 319,294 peserta, tahun 2019 ada 380,599 peserta, tahun 2020 ada 409,749 peserta, tahun 2021 ada 417,378 peserta, tahun 2022 ada 367,429 peserta, tahun 2023 ada 409,645 peserta dan tahun 2024 ada 422,406 peserta dan tahun 2025 ada 420 ribu.

Melalui program ini, lanjutnya, masyarakat bisa menjangkau pelayanan kesehatan secara gratis di 35 rumah sakit dan dirawat di kelas 3. Setidaknya, ada enam rumah sakit khusus yang dapat menangani kasus gagal ginjal akut. Diantaranya, RSUD Kota Tangerang, RSU Sitanala, RS EMC, RS Sari Asih Karawaci dan RS Primaya.

“Kita terus mensosialisasikan program ini dengan melakukan pendataan ke wilayah, agar tepat sasaran,” katanya.

Seperti diketahui, secara umum Kota Tangerang sudah menjalankan program jaminan kesehatan dengan capaian yaitu 99,04 atau 1.854.936 peserta yang telah terlindungi kesehatannya. Capaian ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Banten dalam hal menjamin pembiayaan kesehatan masyarakat Kota Tangerang. (Dini)

 

Dinkes Ubah Puskesmas Panunggangan Barat Jadi RSUD Tipe D



KESEHATAN,korantangsel.com- Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang nyaman bagi masyarakat, dan mengurangi kepadatan di rumah sakit, Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengubah Puskesmas Panunggangan Barat yang hanya memiliki fasilitas rawat inap, kini menjadi RSUD Panungganngan Barat tipe D.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengungkapkan RSUD Panbar akan dibangun menjadi dua tower. Sesuai dengan tipenya, RSUD Panbar akan dilengkapi dengan UGD, pelayanan medik umum dan dasar seperti poli gigi dan mulut, poli KIA serta KB dan farmasi. Selain itu, akan dilengkapi dengan 70 tempat tidur kelas III.

“Saat ini, kami tengah melakukan pemetaan personel, baik Dinkes dan BKPSDM. Jadi, sambil menunggu RSUD siap, SDM juga siap,” katanya. (Dini)


Jangan Panik Terhadap Virus HMPV dan Terapkan PHBS

 


KESEHATAN,korantangsel.com- Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, namun waspada terhadap penyebaran Human Metapneumovirus (HMPV) yang dikabarkan tengah melanda China dan memicu kekhawatiran berbagai Negara, termasuk Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengklaim bahwa HMPV tidak memiliki potensi penyebaran secepat COVID-19, sehingga kecil kemungkinan menjadi pandemi. Namun, tetap harus waspada karena mobilitas perjalanan antara Indonesia dan China cukup tinggi.

“Di Kota Tangerang memang belum ada kasus, tapi tetap harus waspada. Apalagi, habis libur banyak yang pulang dari luar negeri,” kata Dini.

Ia menjelaskan HMPV ditularkan melalui droplet dan mirip dengan flu. Gejalanya pun seperti demam, batuk dan pilek. Selain itu, virus HMPV berisiko tinggi bagi anak-anak, lansia dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan memiliki penyakit kronis. Seperti, diabetes, gangguan pernapasan atau penyakit jantung. Virus HMPV ini berbeda dengan virus Covid-19 yang terbilang baru. Virus ini merupakan virus lama, dan sistem imunitas manusia sudah mengenal virus ini sejak lama dan mampu meresponnya dengan baik.

“Meski virus lama, bagi masyarakat yang memiliki gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” ungkapnya.

Ia menekankan meskipun disebut mirip seperti influenza, virus ini bisa dicegah dengan penerapan gaya hidup bersih dan sehat. Seperti mencuci tangan dengan sabun secara rutin untuk mencegah penularan penyakit, hindari kerumunan, memakai masker jika terindikasi flu dan konsumsi suplemen atau vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.  

Tuesday, December 24, 2024

Dukung Atlet Hockey, RS Melati Berikan Layanan Trauma Center

 

KESEHATAN, korantangsel.com- Untuk memberikan perawatan cepat dan efektif bagi pasien dengan cedera serius, khususnya para atlet. Rumah Sakit Melati Kota Tangerang, menyediakan layanan kesehatan Trauma Center untuk 339 atlet hockey di Indonesia yang berlaga pada kejuaraan Federasi Hockey Indonesia (FHI) Cup II, dan berlangsung selama tiga hari 20-22 Desember 2024.

Direktur RS Melati Kota Tangerang, dr. Heri Priatna, MARS mengungkapkan melalui kerja sama ini diharapkan dapat mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya mengembangkan performa atlet hoki di Indonesia. Apalagi, Rumah Sakit Melati Tangerang sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. 

Ia  mengklaim untuk memberikan pelayanan dan kualitas terbaik bagi keselamatan atlet, Rumah Sakit Melati Tangerang menghadirkan tim dokter multidisiplin yang ahli dan berpengalaman. Karena dengan mutu, fasilitas dan layanan Rumah Sakit Melati Tangerang yang sudah terakreditasi LARSDHP, kehadiran layanan trauma center di rumah sakit ini siap membantu, mencegah dan mengobati cedera para atlet agar dapat berperforma secara optimal. 

 "Adapun fasilitas rehab medik dan fisioterapi yang ada di rumah sakit, dapat dimanfaatkan oleh para atlet dalam masa pemulihan," katanya.

 Layanan Trauma Center RS Melati Kota Tangerang mencakup :

1. Pelayanan darurat 24 jam.

2. Fasilitas operasi dan perawatan intensif.

3. Tim medis spesialis orthopedi dan trauma.

4. Program rehabilitas dan fisioterapi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksanaan FHI Cup II, Fikri menyampaikan apresiasi dan dukungan RS Melati Tangerang yang sudah memberikan layanan cepat dalam menindanglanjuti insiden atlet di lapangan. Sehingga diharapkan, kerja sama ini akan meningkatkan kualitas kesehatan dan keselamatan atlet hockey. Serta meningkatkan kemampuan dan pengalaman tim hockey Indonesia". (Rls/Dini)



 
Copyright © 2014 RANSEL. Designed by OddThemes